*PMII, Penyampaian Aspirasi di DPRD Berlangsung Aman dan Kondusif*

Oganilir,jejakopd.com–Kinerja DPRD Kabupaten Ogan Ilir (OI) memasuki dua tahun masa tugas mendapat sorotan dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Ogan Ilir
kegiatan penyampaian pendapat di muka umum yang dilakukan oleh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Ogan Ilir di Kantor DPRD Kabupaten Ogan Ilir, Senin (21/9/2026).
Aksi yang dimulai sekitar pukul 10.30 WIB tersebut diikuti sekitar 30 orang massa aksi yang dipimpin Korak Aji Annasri dan Korlap Deden.
Massa membawa sejumlah spanduk serta alat pengeras suara untuk menyampaikan aspirasi terkait evaluasi kinerja DPRD Kabupaten Ogan Ilir menjelang dua tahun pelaksanaan tugas dan fungsinya.
Dalam orasinya, massa PMII menyampaikan sejumlah aspirasi, di antaranya mempertanyakan kinerja dan kontribusi DPRD dalam menyerap serta memperjuangkan aspirasi masyarakat, pelaksanaan fungsi pengawasan, transparansi perjalanan dinas anggota DPRD, serta peran DPRD dalam menyikapi persoalan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Ogan Ilir.
Massa juga meminta DPRD melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas dan fungsinya serta meningkatkan keterbukaan dan transparansi, termasuk dalam menindaklanjuti berbagai aspirasi dan persoalan yang disampaikan masyarakat.
Sekitar pukul 11.00 WIB, massa aksi diterima langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Ogan Ilir Edwin Cahya Putra bersama anggota DPRD Ogan Ilir Amir Hamzah, S.H.
Dalam kesempatan tersebut, pihak DPRD menyampaikan apresiasi atas penyampaian aspirasi yang dilakukan secara tertib. Aspirasi yang disampaikan massa aksi diterima sebagai bahan evaluasi dan masukan bagi DPRD Kabupaten Ogan Ilir ke depan.
Terkait persoalan Karhutla, DPRD juga menyampaikan bahwa dalam pembahasan bersama telah didorong sejumlah langkah pencegahan, di antaranya penyediaan sumur bor di lokasi yang rawan Karhutla mengingat ketersediaan sumber air menjadi salah satu kendala dalam penanganan kebakaran lahan.
Selain itu, DPRD mendorong perusahaan yang berada di sekitar wilayah rawan Karhutla untuk memiliki sarana pendukung seperti mobil tangki dan mesin pompa air yang dapat dimanfaatkan dalam upaya penanganan apabila terjadi kebakaran.
DPRD juga menyampaikan perhatian terhadap dampak Karhutla terhadap kualitas udara dan kondisi kesehatan masyarakat, serta mendorong adanya dukungan layanan kesehatan bagi masyarakat yang terdampak.
Setelah seluruh aspirasi disampaikan dan diterima oleh pihak DPRD, kegiatan aksi berakhir sekitar pukul 12.30 WIB.
Selama berlangsungnya kegiatan, personel Polres Ogan Ilir melakukan pengamanan dan pelayanan guna memastikan penyampaian pendapat berjalan tertib serta tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya.
Kapolres Ogan Ilir AKBP Rizka Aprianti, S.H., S.I.K., M.H. melalui jajaran pengamanan menegaskan bahwa Polri hadir untuk memberikan pelayanan dan memastikan masyarakat dapat menyampaikan pendapat secara aman, tertib dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Hingga kegiatan selesai, situasi di sekitar Kantor DPRD Kabupaten Ogan Ilir berlangsung aman, tertib dan kondusif.
Laporan tim9
Editor Nesa






