Bupati Ogan Ilir Hadiri Rembug Paripurna V KTNA 2026
Senin, 21 September 2026,
Oganilir,jejakopd.com – Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar, S.H., M.Si., M.I.Kom., didampingi sejumlah Kepala Perangkat Daerah terkait, menghadiri Rembug Paripurna ke-V Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2026, sekaligus melantik Pemuda Tani Nelayan Kabupaten Ogan Ilir.
Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Sekretariat KTNA Kabupaten Ogan Ilir, dan menjadi momentum untuk memperkuat peran generasi muda dalam pembangunan sektor pertanian dan perikanan di daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar menyampaikan bahwa keberadaan Pemuda Tani Nelayan memiliki peran penting dalam mendorong perubahan paradigma generasi muda terhadap profesi di sektor pertanian dan perikanan.
Menurut Panca, pekerjaan sebagai petani dan nelayan selama ini masih kerap dipandang sebagai pilihan kedua.
Paradigma tersebut perlu diubah sehingga sektor pertanian dan perikanan dapat menjadi pilihan utama bagi generasi muda untuk membangun masa depan sekaligus berkontribusi terhadap perekonomian daerah.
Ia berharap semakin banyak pemuda yang tertarik terjun ke dunia pertanian dan mampu menjadi petani maupun pelaku usaha pertanian yang sukses, mandiri, serta mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat.
“Pemuda tani dan nelayan ingin mengubah paradigma masyarakat, khususnya masyarakat Sumatera Selatan, bahwa menjadi petani bukan hanya pilihan kedua.
Kita ingin menjadikan sektor pertanian sebagai pilihan utama agar para pemuda dapat menjadi petani yang sukses dan ikut membantu meningkatkan kesejahteraan daerah melalui sektor pertanian,” ujar Panca.
Menurutnya, keterlibatan generasi muda juga dibutuhkan untuk menghadirkan inovasi dan cara-cara baru dalam mengembangkan sektor pertanian.
Pemuda diharapkan mampu memanfaatkan perkembangan teknologi, meningkatkan produktivitas, serta melihat sektor pertanian sebagai peluang usaha yang memiliki prospek.
Bupati Panca juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, KTNA, Pemuda Tani Nelayan, petani, nelayan, pelaku usaha, dan berbagai pihak terkait.
Sinergi tersebut diperlukan agar pengembangan sektor pertanian dapat dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari proses produksi hingga pemasaran hasil pertanian.
“Acara Rembug Paripurna ke-V ini adalah panggilan bagi kita untuk berinovasi. Pemuda Tani Ogan Ilir harus siap menjadi garda terdepan dalam transformasi pertanian menuju Indonesia Emas 2045. Mari bergandengan tangan, dari hulu ke hilir, untuk kemakmuran bersama,” harapnya.
Ia menambahkan, penguatan regenerasi petani menjadi salah satu hal penting dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian.
Dengan semakin banyaknya generasi muda yang terlibat, diharapkan sektor pertanian tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat.
Ia berharap semakin banyak pemuda yang tertarik terjun ke dunia pertanian dan mampu menjadi petani maupun pelaku usaha pertanian yang sukses, mandiri, serta mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat.
Laporan tim9
Editor Nesa






