Oganilir,jejakopd.co.id– Diduga akibat dari Ulah salah satu oknum pegawai Balai Besar Sumatra Selatan Wilayah VIII (BBWSS ) mencopoti besi pintu air yang berada dibeberapa lokasi, membuat Para petani di Desa Arisan jaya, Ulak Kembahang I dan Talang Pangeran Ilir, Kecamatan Pemulutan Barat, Kabupaten Ogan Ilir, mengeluh.
Pasalnya Pembongkaran besi pintu air yang mereka anggap sangat vital bagi pengairan sawah mereka secara sengaja dicopot dengan alasan akan diganti dengan pintu Fibert.
Kondisi pintu irigasi yang berada di tiga desa tersebut sebelumnya masih dalam keadaan baik, dengan sekitar 90% dari total pintu air masih bisa digunakan. Namun, pembongkaran yang dilakukan tanpa ada tindak lanjut perbaikan yang cepat membuat para petani resah, terutama karena sistem pengairan sangat bergantung pada pintu air tersebut.
Menurut keterangan Seorang warga desa arisanjaya yang berada tidak jauh dari lokasi mengungkapkan kekecewaannya dan berharap agar perbaikan segera dilakukan sebelum musim tanam dimulai ,dan kami sangat kecewa kepada pihak Balai Besar,mengapa lebih dahulu mementingkan perbaikan diwilyah pribadi(Buyung)
“Saya selaku warga sangat berharap pintu air ini cepat diperbaiki. Pintu air sangat berpengaruh terhadap keluar masuknya air, terutama karena saat ini sudah mendekati masa tanam padi. Jika pintu air belum diperbaiki, kami khawatir akan gagal panen. Saat air pasang, air langsung masuk ke sawah, sedangkan saat surut, air cepat sekali mengering,” ujarnya
Menurut warga, pintu air tersebut dibongkar pada 2024 dengan rencana perbaikan pada 2025. Namun, hingga saat ini, belum ada tanda-tanda pengerjaan yang dilakukan oleh pihak berwenang.
Saat dikonfirmasi oleh Tim awak media melalui pesan WhatsApp, salah satu staf Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera Selatan (BBWSS) memberikan penjelasan terkait pembongkaran tersebut. Balai besar mengakui bahwa pihaknya sengaja mengambil pintu air dengan alasan segera menggantinya dengan yang baru.
“Memang benar besi pintu air tersebut kami ambil dan disimpan di gudang. Selanjutnya, kami akan menggantinya dengan bahan fiber agar ke depan tidak ada lagi pencurian besi di area pintu air,” jelas Nando perwakilan BBWSS.
Lebih lanjut, pihak BBWSS menyebutkan bahwa pembangunan kembali pintu air tersebut sudah dijadwalkan dan diharapkan segera selesai sehingga warga dapat kembali memanfaatkannya.
Laporan Tim
Editor Redaksi







