Muba,sumsel-jejakopd.co.id –  Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Sumatera Selatan 2025. digelar di kabupaten Muba yang dibuka langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan H.Herman Deru dan dihadiri oleh Bupati kabupaten Ogan Ilir H.Panca Wijaya Akbar pada hari Minggu 19/10/2025 yang lalu, kabupaten Ogan Ilir mengirim  cabang olahraga Shorinji Kempo, dan Pengurus Kabupaten (Pengkab) Perkemi Ogan Ilir mengirimkan 22 atlet muda (kenshi) yang berusia antara 12 hingga 21 tahun untuk bertarung di panggung olahraga terbesar se-Sumatera Selatan itu.

Ketua Pengkab Perkemi Ogan Ilir, Senpai Feri Agusman, menjelaskan bahwa kontingen Ogan Ilir akan tampil di seluruh kelas pertandingan baik kategori putra maupun putri. Mereka akan turun di nomor-nomor bergengsi seperti Randori, Embu, hingga Tandoku, yang menguji kemampuan teknik, kecepatan berpikir, dan kekompakan tim.

“Untuk pertandingan Embu putra dan putri, kami mengikuti kelas Kyu 1, Kyu 3, Kyu 4, Kyu 5, hingga Kyu 6. Sebagian besar dari mereka memang baru pertama kali tampil di ajang sebesar ini, kecuali kelas Kyu 1 yang sudah memiliki pengalaman bertanding,” ujar Senpai Feri dengan nada bangga.

Meski banyak atlet debutan, optimisme tetap tinggi. Senpai Feri menyebut target realistis yang dipasang adalah 6 medali emas, sebuah angka yang bukan sekadar ambisi, tetapi menjadi pemacu semangat bagi seluruh anggota tim untuk tampil maksimal di arena Porprov yang digelar di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).

Persiapan panjang telah dijalani para kenshi sejak bulan Mei 2025. Dalam masa persiapan, latihan dilakukan tiga kali dalam seminggu dengan fokus pada pembentukan teknik dasar, kecepatan gerak, serta strategi pertarungan.

Namun menurut Senpai Feri, mental bertanding dan karakter juang justru menjadi aspek utama dalam pembinaan tim.

“Menang atau kalah itu hal biasa. Yang terpenting adalah memberikan penampilan terbaik dan menjunjung sportivitas. Kami ingin mereka belajar tentang tanggung jawab dan menghormati lawan di setiap pertandingan,” tegasnya.

Ia menambahkan, Porprov bukan sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi ajang pembuktian karakter. Para atlet muda diharapkan mampu mengambil pengalaman berharga dari event ini untuk menapak ke jenjang lebih tinggi, termasuk ke kejuaraan nasional dan tingkat pelajar di masa mendatang.

Keikutsertaan 22 atlet muda ini bukan tanpa makna. Kehadiran mereka menandai kebangkitan Kempo Ogan Ilir yang kini tengah membangun fondasi kuat bagi regenerasi atlet.

Dengan dukungan penuh dari pelatih, pengurus, serta pemerintah daerah, cabang olahraga Shorinji Kempo kini digadang menjadi salah satu unggulan Ogan Ilir di kancah olahraga Sumatera Selatan.

“Anak-anak ini punya potensi besar. Kami ingin mereka menjadikan Porprov sebagai batu loncatan untuk karier yang lebih panjang di dunia bela diri,” tutur Senpai Feri.

Bagi sebagian kenshi muda, Porprov XV ini merupakan pertandingan terbesar dalam hidup mereka. Banyak yang baru mengenal Shorinji Kempo dua hingga tiga tahun terakhir, namun kini mereka berdiri sejajar dengan atlet-atlet terbaik dari kabupaten lain di Sumatera Selatan.

Mereka datang bukan hanya untuk mengejar kemenangan, tapi juga membawa harapan dan kebanggaan bagi keluarga, pelatih, dan daerah.

“Dengan dukungan pelatih, semangat juang para kenshi, dan kerja keras yang sudah ditempa berbulan-bulan, kami percaya Ogan Ilir bisa bersinar di Muba,” kata Senpai Feri menutup perbincangan.

By admin